Detail Cantuman Kembali

XML

identifikasi risiko kecelakaan kerja pada galangan kapal fiberglass menggunakan metode house of risk (studi kasus CV. Javanese boat)


Dalam proses pembangunan kapal fiberglass tentu memiliki risiko terjadinya kecelakaan kerja. Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja pada galangan kapal fiberglass perlu diidentifikasi faktor-faktor risiko pada proses pembuatan kapal fiberglass. Lalu menganalisa dan mengevaluasi potensi risiko sesuai tingkat keparahan, tingkat probabilitas, dan tingkat korelasi antar risiko. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk menganalisa dan mengevaluasi potensi risiko pembangunan kapal fiberglass menggunakan model House of Risk (HOR) untuk menentukan penanganan risiko yang efektif dalam mitigasi mengurangi potensi risiko kecelakaan tertinggi. Hasil identifikasi risiko (risk event) pada CV. Javanese Boat Indonesia didapatkan 12 risk event pada proses laminasi kapal fiberglass. Kemudian hasil identifikasi pemicu risiko (risk agent) didapatkan 22 risk agent dari 12 risk event. Berdasarkan hasil dari model HOR fase I yang diolah menggunakan diagram Pareto terdapat 3 pemicu risiko yang terpilih yaitu kode risiko Q8 (tidak memakai sarung tangan), Q10 (tidak memakai sarung tangan), Q17 (tidak memakai sarung tangan) dengan nilai ARP 255. Namun menurut metode brainstorming terdapat 14 pemicu risiko yang terpilih untuk aksi pencegahan dan penanganan risiko (preventive action). Preventive action yang akan diterapkan adalah dengan penggunaan Alat Pelindung diri (APD) dikarenakan upaya tersebut dianggap paling mudah diterpakan dan efektif menurut metode brainstroming. Dan didapatkan 14 preventive action dari hasil diagram Pareto untuk upaya mitigasi mengurangi potensi risiko kecelakaan kerja. Berdasarkan hasil model HOR fase II yang diolah menggunakan diagram Pareto terdapat 5 preventive action yang terpilih yaitu P4 (menggunakan sarung tangan dengan baik dan benar), P6 (menggunakan sarung tangan dengan baik dan benar), P8 (menggunakan sarung tangan dengan baik dan benar), P9 (menggunakan sarung tangan dengan baik dan benar), P10 (menggunakan sarung tangan dengan baik dan benar) dengan nilai ETD 4437.
621.21.16 Sid i
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xi, 88 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...